Krisis Finansial

Seperti yang kita pahami, krisis finansial global yang tengah terjadi di dunia ini menimbulkan dampak tidak hanya pada negara. Berkat pengaruh globalisasi, dimana individu-individu juga menjadi salah satu referent actor, imbas dari krisis finansial ini telah menjadi suatu hal yang inevitable. (jangan terpengaruh oleh bahasa pembukaan yang sifatnya ke Hi-HI an ini, saya tidak akan membahas itu)…..

Maksud sebenernya adalah, saya juga sedang mengalami krisis finansial pada saat ini…hwaaaaaaa!!!!!…Selepas UAS Resolusi Konflik Minggu lalu, berakhir sudah masa kuliah saya di semester 6, Yang berarti Parent Foundation juga telah menutup buku anggaran yang diberikan pada saya…(FYI, Parent Foundation adalah MNC yang menyokong segala kegiatan saya selama ini..hwahaha)….alhasil, saya menutup APBN semester ini dengan kas sebesar 500.000….

Tetapi, kemarin saya membeli HP CDMA untuk mempermudah dan menekan anggaran komunikasi. HP Samsung yang kemudian saya beri nama Rui, seharga 440.000 itu, telah berhasil menyisakan 60.000 saja…namun karena saya juga harus membeli sim card, maka kartu perdana Fren seharga 25.000, membuat kas saya jatuh hingga ke angka 35.000….tidak berenti sampai di situ, untuk menghidupkan hp saya yang lain, saya mereload pulsa simpati saya sebesar 10.000 dan membeli perdana M3 untuk mengganti kartu lama yang rusak sebesar 4.500..alhasil neraca saya kini berada pada posisi 20.500…

Masalah kembali timbul karena tanggal 21 nanti Intan ulang tahun, dan saya belum beli hadiah…selain itu saya juga harus menyiapkan ongkos pulang pergi jakarta, karena pada masa liburanini, dia kembali ke rumahnya…..dan 20.500 jelas tidak cukup mengkover itu semua…

Untuk mengatasi ini, saya melaukan rencana Bailout dengan memohon pada Parent Foundation untuk membayar anggran minggu pertama semester 7 saya di muka….Alhasil saya memperoleh suntikan dana segara sebesar 150.000 rupiah….Semoga bailout ini dapat mengcover kehidupan saya sampai peryengahan Juli ini…..

 

Quote hari ini: ”Uang bukan segalanya…tapi segalanya butuh uang…..”….

Advertisements

4 thoughts on “Krisis Finansial

  1. Assalamualaikum

    Bamby yang baik, salam kenal. Saya budi, dari HI Unpad juga, angkatan 2004 (semoga belum terlalu tua ya). Saya menemukan blog bamby pas lagi blogwalking di halaman temen2 HI. Blog Bamby bagus ya,,saya suka cerita2nya. Kalau boleh, sy mw bertukar link dengan bamby,,trims sebelum dan sesudahnya,,sukses selalu ya!

    nb: semoga bailout-nya ga habis di jalan ya,,^^

  2. bambyyy… akhirnya kamu tidak malas lagi, hehe
    bamb, apalagi aku yang anak kosan ini, krisis benar2 terasa, malahan aku sekarang minta suntikan dana dari wida 2, tabungannya banyak, hehehe…

  3. ardiwardhana says:

    Mba wida, krisis ini sangat terasa bukan?…..kau beruntung memiliki wida 2…

    Aku memang pantas dikasihani Nay…aku sama sekali ga keluar rumah selama libur gara2 krisis ini….tanggal 28 aku akan bertolak ke ibukota….InsyaAllah….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s