Cross my Heart…

Yeaaaay…lagi2 saya akan menambahkan rubrik baru di supercalifragilisticexpialidocious…kali ini, terinspirasi dari session “kelirumologi” milik Pramuaji, yang ternyata nama aslinya adalah Pramono (in case selama ini kalian mengenalnya sebagai Pramuaji)…Link ke blog miliknya bisa dilihat di post ‘award’ di bawah ini. Saat membaca post2 nya, saya inget bahwa saya juga telah menyadari beberapa kelirumologi yang ada di sekitar kita, dan di blog ini, rubrik ini akan ditempatkan di bawah tag Constructivism, perspektif andalan saya.

Kata pertama yang akan kita bahas adalah ini

Di Indonesia ini,dua sebutan paling populer yang ditujukan untuk gambar ini, adalah hati dan lope lope (derivasi ngasal dari kata love). Lambang ini dimanfaatkan orang2 untuk mengunkapkan kasih sayang, cinta, dan hal2 manis lainnya. Terlepas dari itu semua, orang2 Indonesia memahami betul bahwa ini adalah gambar hati…..Keliru!!!! (mengutip kata2 khas ajay)…hmm…kasian juga ya kalo saya pake istilahnya Ajay terus, saya pake slogan sendiri deh, Metanaratif!!!!(metanaratif adalah sesuatu yang salah, tetapo dilakukan berulang ulang, sehingga jadi kebenaran. (Wawan Budi darmawan, 4 taun lalu di perkuliahan Pengantar Ilmu Politik)

Di bahasa Inggris, lambang tersebut disebut Heart, yang mengacu pada salah satu organ terpenting manusia, yaitu JANTUNG . Sedangkan untuk mendeskripsikan hati, maka kata yang akan digunakan adalah LIVER. Lambang di atas merupakan penyederhanaan dari bentuk jantung yang sesungguhnya…

Jantung manusia

buat yang belum percaya, coba pisahkan gambar “lope2” di atas menjadi empat bagian, maka akan terlihat jelas bahwa gambar itu mendeskripsikan Jantung, bukan Hati.

Inget pelajaran SD ini kan?....

Sedangkan bentuk hati yang benar adalah seperti ini:

Entah sejak kapan, di negara ini, hati dan jantung mulai tertukar, dan tidak ada yang mau membenarkannya…contoh kesalahan2 yang dibuat adalah:

  1. Saya sering liat film asing, saat di dalam suatu adegan muncul percakapan “Don’t you have a heart?” maka tim penerjemah akan membubuhkan subtitle “apakah kamu tidak punya hati?”
  2. Ribuan teks lagu romantis, pasti memiliki kata heart di dalamnya, seperti “you’ll be in my heart” “my heart will go on” “fixing a broken heart” yang diartikan oleh para pendengarnya di Indonesia menjadi “Kau akan ada di hatiku” “hatiku akan terus melangkah” dan “memperbaiki hati yang rusak”
  3. Sedangkan dalam lirik lagu2 Indonesia, hati akan digambarkan sebagai suatu organ yang dapat menampung perasaan cinta, kasih sayang, dan hal2 romantis lain, seperti “hatiku hanya untukmu” “jaga selalu hatimu” “jangan sakiti hatiku” dan banyak lagi…Metanaratif!! Fungsi hati adalah mencuci darah, dan membuang zat2 beracun dalam darah…fungsi2 romantis di atas ditujukan pada jantung…pada Heart, bukan liver….
  4. Sejak awal saya mengenal permainan Remi, kartu ini

selalu disebut As HATI, sedangkan kita tahu bahwa nama resmi kartu ini adalah Ace of Hearts, dan hearts adalah jantung. tetapi semua orang tidak peduli, dan tetap menamakannya As Hati…jika kalian tetap teguh dan tidak ingin mengubah sebutannya menjadi As Jantung, maka kalian harus merubah desain kartu menjadi seperti ini

Desain As Hati yang tepat (yeah, my drawing is sucks)

Di berbagai adegan film, bahkan di kehidupan nyata, saat berkata ‘negara ini selalu ada di hatiku misalnya’, orang yang bicara tersebut akan menggerakkan tangannya ke arah lambang garuda yang ada di dada kanan. Hellooo!!!!! letak hati itu ada di sekitar perut, yang kalian tunjuk itu adalah Jantung!!!!!!

satu2nya penggunaan kata heart yang tepat adalah’Heart attack’ yang masih diartikan sebagai serangan jantung, bukan serangan hati…(dan entah kenapa mereka tidak mau mengubah pendapat mereka di istilah2 lain)

So Please, jangan pernah keliru lagi mengartikan kata heart, dan jangan keliru dalam melakukan gesture2 dan gimmick berkaitan dengan jantung dan hati….

Quote hari ini: “The way is not in the sky. The way is in the heart.” -Buddha-

Advertisements

3 thoughts on “Cross my Heart…

  1. the girl next door says:

    oohh, tema ini pernah kita obrolan yah,,hehe,dan akupun baru menyadarinya ketika itu:),soo kamu trmasuk common people yang sering mengucapkan kata2 metanaratif itu kah?hoho*-*

  2. ardiwardhana says:

    Justru aku terjebak di tengah masyarakat metanaratif…mereka menolak mengerti..hahahaha…yang paling miris, One Heart, diterjemahin jadi satu Hati…terus dipajang di motor nya Jorge Lorenzo, Csasey Stoner, ama Dovisioso

  3. the girl next door says:

    justru itu tantangannya, buatlah mereka mengerti, blog kamu ini udah jadi one step loh,kaya qoutenya Neil Armstrong

    “One small step for man, one giant leap for mankind”^_^ jangan berhenti sampai disini, gencarkan anti-metanaratif,hehehehe

    miris yah, lebih miris lagi orang2 DPR yang ribut2 bikin gedung baru #jadimelebar @_@.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s