Miyabi and I….

Fuuugggaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhh!!!!!!!! It feels sooo good to write again after such a long hiatus…..If you’re reading this post based on the title, and you’re now anticipating of a sexy and nude image of Maria Ozawa, then maybe you’ll be disappointed, since what i’m going to talk (or write in this occasion) about, instead, the i’m gonna show you is none other than my very own Honda Supra X 125-R

Beberapa waktu yang lalu, dua bulan tepatnya, saya pergi ke Kantor bersama, tau sering juga dikenal dengan sebutan samsat, buat memperpanjang STNK Miyabi. Jika suatu STNK harus diperpanjang, itu berarti kita sudah memiliki kendaraan tersebut selama 5 tahun…That’s why, i dedicated this post to my dearest Miya-chan, who have been accompanying me for longer than what a high school graduate needs to be a bachelor (in average interval).

Kisah perjumpaan saya dengan Miyabi berawal pada musim panas di tahun 2006, dimana ada seorang anak laki2, yang dijanjikan oleh ibunya akan dibelikan sebuah sepeda motor, jika dia berhasil lolos SPMB, dan masuk Universitas Negeri…Pada suatu malam, setelah mengetahui bahwa dia berhasil memasuki pilihan keduanya di SPMB, anak ini dihadapkan pada pilihan sulit dalam hidupnya…apakah akan memilih Hubungan Internasional UNPAD, yang terletak sekitar 30 menit dari rumah, di daerah pegunungan tinggi jawa barat, di daerah buffer kota Bandung, yang dapat ditempuh menggunakan motor barunya, meskipun ini adalah jurusan yang dia pilih pagi hari sebelum menyerahkan formulir pendaftaran SPMB, hanya karena jumlah peminat yang banayk….atau lebih memilih Jurusan Akuntansi di UNPAR, jurusan yang menjadi incarannya sejak kelas dua SMA, di kampus yang terletak di tengah kota, ada kemungkinan direkrut sebagai anggota SM*SH, yang berjarak tempuh sekitar 90 menit dengan dua angkutan umum dengan jurusan yang berbeda…

Alasan anak itu harus memilih salah satu dari dua jurusan ini adalah karena harga Untuk menjadi mahasiswa di Universitas tengtah kota tersebut, sama dengan harga satu unit motor yang akan didapatkannya jika dia memilih kuliah di jurusan yang satunya lagi, dimana biaya masuk setara dengan Blackberry torch saat ini…So dengan pertimbangan ingin meringankan beban orang tua, dan sebagaian besar ingin menaiki motor kemana2, serta menghindari macetnya kota bandung yang harus dihadapi setiap hari jika ignin berangkat kuliah, anak itu mulai melanjutkan hidupnya di kampus pegunungan itu…suatu pilihan yang di massa depan sering menghantuinya dari waktu ke waktu, dan terkadang membuat dia ingin memanggil doraemon…..

So, sejak saat itu, dengan setia Miyabi mengantar saya ke kampus, dan ke banyak tempat. Hampir semua kegiatan saya ke sana ditemani oleh Miyabi, dalam kurun waktu sekitar 4 tahun tersebut. Hanya pada beberapa kesempatan dimana dia absen, seperti dua hari saat ospek, dan beberapa hari saat saya sakit dan tidak bisa menggunakan motor..sisanya, sudah tidak terhitung berapa kali kami berdua melintasi jalur bandung sumedang, melewati jalanan berliku, berhadapan dengan Bus yang dilengkapi gas beracun, truk bermuatan lebih, srta elf2 Garut-Cikajang yang ingin membunuh mu setiap saat. Oh, hampir lupa, juga angkot2 berwarna hijau dan coklat, yang membuatmu ingin memiliki baju Iron man, dan menghancurkan mereka satu persatu…

Nama miyabi sendiri berasal dari pemikiran singkat saya beberapa hari setelah memilikinya..karena dia akan harus selalu siap ‘melayani’ saya kapan pun, kemanapun, dengan cara apapun, kemudian dia juga akan ‘dinaiki’ oleh laki2 yang berbeda2, bahkan mungkin akan ‘dinaiki oleh 2-4 orang sekaligus pada saat yang bersamaan, hence the name’s Miyabi..

I lied about how you won't see any image of Miyabi at this post

Pada saat itu, JAV idol yang terbesit di benak saya adalah Miyabi, karena saya belum kenal dengan Saori Hara, Tina Yuzuki, ataupun Takako Kitahara…

saya juga merasa sedikit bersalah, setelah sekitar taun 2007, saya jatuh hati pada Miyabi lain, yang ternyata tidak berprofesi seperti seniornya….

Natsuyaki Miyabi, a Berryz Kobou and Buono member..I love her...

Since she’s my best, i always give her the best.. Saya selalu membawanya pergi untuk general Check up ke bengkel resmi Honda setiap dua bulan sekali, mengganti olinya dengan oli kualitas terbaik dalam interval waktu yang sama, memberinya makan Pertamax, sama seperti apa yang dimakan oleh Alphard, Fortuner, atau mobil2 luxurious lainnya, dan memandikannya saat dia terlihat kotor (kecuali di musim Hujan seperti ini)

Banyak tempat dan kenangan yang udah kami lewati bersama juga, mulai dari ganasnya lalulintas Jatinangor, Banjir di gedebage, lintasan off road dan tanah longsor Punclut, udara dingin menusuk sumsum lembang, padatnya kota bandung, dan banyak lagi…Udah beberapa kali juga saya mengalami kecelakaan bersama Miyabi, yang berakhir dengan luka2 ringan di kedua belah pihak..

Betapa berartinya Miyabi terasa saat saya pergi merantau ke jakarta beberapa waktu yang lalu…meskipun hanya 3 minggu, ketidak hadiran Miyabi benar2 terasa, thanks to lalu lintas Jakarta yang menyebalkan, transportasi yang tidak memadai, dan kesemenamenaan tukang bajaj atau ojek dalam menentukan tarif..Dengan Miyabi, hanya dengan 20000, saya bisa bepergian pulang pergi kampus sebanyak 4 hari…sedangkan dengan transportasi umum, jika saya memilih paket pertama, yang melibatkan kereta api ekonomi dan berjalan sekitar 4 kilometer di tengah teriknya jakarta, maka saya harus mengeluarkan sekitar 10000 tiap harinya untuk sampai ke tempat kerja. Sedangkan rute satunya, yang memanfaatkan angkot, busway, dan berjalan sekitar beberapa ratus meter, dana yang diperlukan adalah 11000. Selain perbedaan neraca keseimbangan ini, yang lebih membuat saya kehilangan adalah perasaan harus bergantung pada orang lain, yaitu para supir2 transportasi massal tersebut. Kita tidak bisa mengendalikan kapan busway yang kita inginkan tiba, kapan kereta yang kita nantikan akan datang, dan kapan angkot yang kita naiki akan berhenti ngetem. Dengan Miyabi, saya bisa pergi kapan pun, dari mana pun, dengan cra apa pun, dan melewati rute manapun….

All in all, i wanna express my deepest gratitude to my beloved Miyabi…you’ve done so much for me…my life would never be the same without you…Though sometimes i regret the path that I’ve chosen, I’ve never regret having you in My life…

All the love in the world,

 

Bamby

 

Quote hari ini: “You never know what you had, until it’s gone”

Advertisements

One thought on “Miyabi and I….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s