Day 13: Choices

It’s almost midway already, time does fly by when you have fun…

Today i managed to do the Fajar Prayer after a while..

I’ve conquered At-Takasur in the last two days, and i’m no working on Al-Qariah. I’ve also read the meaning behind various verses, instead of just remembering the Arab words.

Combo sholat 5 waktu lagi2 terputus, dan sekarang baru hari kedua dari delapan hari yang diperintahkan. Hwaiting!!

Rangkaian sholat wajib terputus waktu hari selasa kemarin saya melakukan perjalanan ke Jakarta..(sebenernya ga bisa dijadiin alasan sih..)..Kemarin saya pergi ke sana buat menjawab panggilan Kemlu soal local staff. Jadi kira2 bulan oktober 2011,saya ikut seleksi Local staff. Dan setelah berbulan-bulan, mereka baru memutuskan bahwa saya cocok buat ditempatkan di Quito..

Ya, reaksi saya juga sama seperti kalian saat ini, “where the hell is Quito?”…ternyata Quito adalah ibukota Ekuador (shame on me).. Sebenernya sih saya ga masalah ditempatkan di sana selama dua tahun, tapi sayang sejuta kali sayang, saya harus nolak kesempatan itu…semua gara2 BI…sehari sebelum berangkat ke Jakarta, saya baru inget, bahwa kalo saya lolos dari wawancara akhir BI ini, tapi ga diambil, berarti saya harus bayar denda sebesar 100 juta…Damn…saya ga mungkin pergi ke Amerika Selatan dengan meninggalkan utang 100 juta yang entah bagaimana cara membayarnya…Dua2nya beresiko sih…kalo terima QUito, maka ada resiko penalti itu, kalo nolak, tapi Hasil BI juga berbeda dari harapan, berarti memperpanjang masa unemployment..

well, hidup itu memang rangkaian dari pilihan-pilihan yang harus dibuat. Ga ada yang benar atau salah, tapi kita harus siap dengan konsekuensi pilihan2 tersebut….

So, inilah Quito, based on what Yahoo! depicted:

Quite a nice city if i may say…..

Yah, kalo kata Adele sih, “Never mind, i’ll find someone like youuuuuu”

 

Quote of the day: “I won’t take back my words, that’s my way of ninja” –Naruto

Advertisements

5 thoughts on “Day 13: Choices

  1. didiidid says:

    Bembiii kok kota penempatan kita sama sih? gw juga udah diterima buat di Quito, tapi gak gw ambil, malahan passport dinasnya udah jadi loh.. (-_-“)
    makanya gw rada jiper nih ikutan CPNS, semoga tim pengujinya beda sama yang waktu local staff kemaren aaaminnn hahaha

    • ardiwardhana says:

      Didiiiii, kenapa ga diambil???
      Iya nih Di, sekarang aja udah belasan ribu yang daftar CPNS, lah yang diterima 60 doang….haduuh..semoga lancar ya Di…Amiiiinnnn

  2. didiidid says:

    Gw lagi labil pas itu Bem, nenek gw meninggal tepat seminggu sebelum pengumuman itu..gw gak nyesel sih, karena emang ini keputusan gw sendiri, gw cuma ngerasa gak enak sama Pak Pov n Pa Daniel,yg udah ngurusin semua2nya, dan gw mundur, tepat sehari sebelum temen gw berangkat (T,T) jadilahhh dia berangkat sendiri, abisan waktu itu butuh banget KBRI Quitonya, menyambut kedatangan pak SBY ke Ekuador pas 20 Juni katanya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s